<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35778">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Peningkatan Nilai Tambah dan  Efisiensi Pemasaran Terhadap Pendapatan Petani Pengelolah Sagu 
(Studi Kasus di Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Surni</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>PASCASARJANA/Pertanian</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxii,121 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK  
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh: (1) variabel jumlah bahan baku, tenaga  kerja, harga output, upah tenaga kerja, harga bahan baku, dan input lain terhadap  nilai tambah pati sagu; (2)variabel ukuran pasar, persentase produk yang dijual, jumlah penduduk, jarak, dan periode waktu terhadap tingkat efisiensi pemasaran patisagu; (3) nilai tambah dan tingkat efisiensi pemasaran pati sagu terhadap tingkat pendapatan bersih (income) petani pengolah sagu. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive dan metode pengambilan sampel dengan menggunakan teknik snowball sehingga sampel petani pengolah sagu dan pedagang yang menangani jual beli pati sagu diperoleh secara sensus, sehingga banyaknya yang menjadi sampel adalah 26 petani pengolah sagu. Analisis data menggunakan alat analisis nilai tambah, analisis efisiensi pemasaran, analisis pendapatan, dan analisis regresi berganda. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa: (1) Variabel: kapasitas produksi, jumlah bahan baku, tenaga kerja, harga output, upah tenaga kerja, harga bahan baku, dan sumbangan input lain berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap nilai tambah  pati  sagu.  Secara  individual  (parsial)  variabel  kapasitas  produksi,  jumlah  bahan  baku, harga output, harga bahan baku, dan harga input lain yang berpengaruh signifikan. (2) Variabel: ukuran pasar,  persentase jumlah pati sagu yang dipasarkan, jumlah tempat penjualan pati sagu (pedagang), jumlah penduduk, jarak pasar, dan frekwensi memasarkan  berpengaruh secara bersama-sama mempengaruhi efisiensi pemasaran. Pengujian secara individual variabel:  jumlah pedagang,  dan jumlah penduduk  berpengaruh secara signifikan. (3) Variabel nilai tambah dan variabel tingkat efisien  pemasaran (farmer’s share)  baik secara bersama-sama  maupun  secara  individual  berpengaruh  terhadap   income   petani pengolah sagu.

Kata Kunci: Nilai, tambah, efisiensi,  pemasaran, income,  petani, pengolah,  sagu</note>
<subject authority=""><topic>Pertanian</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">G3IP011021</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UHO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>35778</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-16 09:53:41</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-16 10:05:12</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>