ABSTRAK
Telah dilakukan isolasi dan identifikasi terhadap senyawa metabolit sekunder dari ekstrak aseton organisme lichen Telochistes flavicans dan aktivitasnya sebagai antibakteri. Isolasi senyawa metabolit sekunder dilakukan dengan ekstraksi maserasi dengan pelarut aseton. Ekstrak aseton selanjutnya dipisahkan dengan teknik kromatografi kolom gravitasi (KKG) dan kromatografi lapis tipis (KLT) secara gradien menggunakan eluen campuran n-heksan : Etil asetat dengan perbandingan (10:0), (9:1), (8:2), (7:3), (6:4), (5:5), (4:6), (3:7), (2:8), (1:9) dan (0:10). Senyawa hasil isolasi adalah kristal berbentuk jarum berwarna jingga. Identifikasi senyawa isolat dilakukan dengan menganalisis data spektrum UV, Infra Merah, LC-MS/MS, dan 1H-NMR. Hasil analisis data mengusulkan senyawa isolate adalah 3-[1’-(2”,3”-Dihydroxy-phenil)-propyl]-7-hydroxy-chroman-4-one. Hasil uji toksisitas terhadap larva udang A. salina Leach, ekstrak aseton dan senyawa isolat dari ekstrak aseton T. flavicans semuanya bersifat aktif dengan nilai LC50 9,38 dan 162,18. Hasil uji senyawa isolat terhadap Escherichia Coli ATCC 35218 , Staphylococcus aureus ATCC 25923, Salmonella typhi ATCC 13311, Klebsiella pneumoni ATCC 70603, dan Bacillus cereus ATCC 14579, baik ekstrak aseton maupun senyawa isolat memiliki aktivitas menghambat bakteri.
Kata kunci : isolasi, T. flavicans, 3-[1’-(2”,3”-Dihydroxy-phenil)-propyl]-7-hydroxy-chroman-4-one, toksisitas, antibakteri
|