<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35536">
<titleInfo>
<title>Uji Efektifitas Liquid Volatile Matter  Dari Limbah Organik Pertanian Sebagai Biofungisida Pada Benih Tanaman Kakao (Theobroma  cacao  Linn.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Kartina</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>F-MIPA/Kimia</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii,51 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
	Tempurung kelapa, cangkang mete dan kulit buah kakao merupakan salah satu bahan baku yang berpotensi sebagai asap cair karena bahan-bahan tersebut mengandung selulosa, hemiselulosa dan lignin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dari LVM yang berpotensi sebagai biofungisida, karakteristik fisika kimia meliputi pH, kadar air, dan efektivitas LVM sebagai antifungi pada benih kakao selama penyimpanan. Kandungan senyawa kimia dianalisis menggunakan GC-MS, pengujian pH benih dengan kertas pH, uji kadar air benih dengan oven serta uji efektifitas LVM dengan metode TPC. LVM dari pirolisis tempurung kelapa, cangkang mete, kulit buah kakao diperoleh rendemen masing-masing sebesar 29%, 25,9% dan 25,8%, kecepatan alir sebesar 6-7℃/menit dengan densitas rata-rata 1,08±0,04 g/mL.  Hasil analisis kandungan kimia diperoleh senyawa dominan turunan senyawa fenol, furan, piridin, asam karbamat, kardol dan senyawa pendukung lainnya. Pembuatan benih dilakukan dengan perendaman benih kakao kedalam LVM masing-masing 20%, kontrol positif 20% dan negatif. pH benih diproleh rata-rata 5-6. Kadar air diperoleh rata-rata 69%-30%  hingga hari ke-10 dengan pertumbuhan kecambah  normal sekitar 85% dari jumlah benih yang ditumbuhkan. Efektivitas LVM sebagai antifungi mampu menghambat pertumbuhan kapang pada benih kakao hingga 10 hari masa penyimpanan dengan jumlah koloni kapang  yang  tumbuh  pada benih kakao  yang diberi LVM tempurung kelapa 4,3x102CFU/g, cangkang mete 5,3x102CFU/g dan kulit buah kakao 8,3x102CFU/g. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka LVM hasil pirolisis berpotensi sebagai biofungisida pada benih tanaman kakao. 

Kata kunci:	Limbah tempurung kelapa, cangkang mete, kulit kakao, LVM, pirolisis, benih tanaman kakao, biofungisida, GC-MS</note>
<subject authority=""><topic>Kimia</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">F1C113019</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UHO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>35536</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-04-15 12:46:16</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-15 12:47:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>