<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35412">
<titleInfo>
<title>Kritik Atas Kecantikan Dalam Novel Mengapa Aku Cantik? Karya Wahyu Sujani(Teori Feminis Naomi Wolf)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Vita Ashari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>FIB/Sastra Indonesia</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi,78 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
	Vita Ashari, (N1D115088). Penelitian ini berjudul “Kritik atas Kecantikan dalam Novel Mengapa Aku Cantik? Karya Wahyu Sujani”. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana representasi kecantikan dalam novel Mengapa Aku Cantik?, seperti apa kritik yang ditampilkan tokoh perempuan dalam novel Mengapa  Aku  Cantik?. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merepresentasikan kecantikan perempuan dalam novel Mengapa Aku Cantik? serta kritik apa saja yang ditampilkan tokoh perempuan dalam novel Mengapa Aku Cantik?. Penelitian ini menggunakan teori mitos kecantikan Naomi Wolf, yaitu teori yang menginginkan perempuan untuk nyaman dengan tubuhnya sendiri. Hasil dari penelitian ini yaitu pertama, novel ini merepresentasi atau menggambarkan kecantikan memiliki standar baku wajah cantik, memiliki kulit putih-kencang-mulus, gigi yang rapi, lesung pipi, tubuh seperti biola, dan senyum manis. Kedua, dalam novel tersebut, sesungguhnya kualitas cantik lebih merujuk pada perilaku yang dapat membangkitkan gairah laki-laki. Selain itu, tuntutan cantik juga didapatkan dari kaum patriarki dan lingkungan pekerjaan. Ketiga, lahirnya sebuah penindasan berawal dari kecantikan yang ada pada perempuan. Penindasan yang dirasakan perempuan yaitu penindasan patriarki, kapitalisme dan psikologi. Yang terakhir adalah kritik yang ditampilkan oleh perempuan adalah kritik yang berbentuk anggapan atau tuduhan negatif serta tokoh utama perempuan menjadi bahan sasaran gosip masyarakat. 
	
Kata Kunci: Representasi Kecantikan, Kritik, Novel, Mitos Kecantikan.</note>
<subject authority=""><topic>Sastra indonesia</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">N1D115088</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UHO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>35412</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-04-08 08:31:41</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-08 08:33:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>