<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35311">
<titleInfo>
<title>Studi Litofasies Dan Diagenesis Batupasir Formasi Meluhu Daerah Tanjung Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Propinsi Sulawesi Tenggara</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hajrah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>FITK/Teknik Geologi</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv,93 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

	Secara geografis, daerah penelitian terletak pada koordinat E 122º39’0”-122º40’0” dan S 3º56’0” - 3º54’0” Daerah Tanjung Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Propinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk  menentukan jenis litofasies batupasir yang berkembang di daerah penelitian, jenis-jenis diagenesis batupasir dan kualitas batupasir di daerah penelitian. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan analisis laboratorium berupa analisis petrografi, analisis porosimeter dan permeameter. Litofasies yang berkembang di daerah penelitian terdiri atas litofasies sh, sp, fm dan ss yang merupakan penciri daerah sungai kekelok. Jenis-jenis diagenesis yang teramati berupa kompaksi: kemas butiran yang semakin padat, munculnya kontak butir berupa poin kontak, long kontak, concavo-convex kontak dan suture kontak; Sementasi: berupa pembentukan semen kuarsa serta adanya kuarsa overgrowth; pelarutan: terjadi pada butiran dan matriks; Porositas: pembentukan porositas sekunder berupa fracture. Dari hasil analisis, diketahui bahwa nilai porositas di daerah penelitian berkisar pada 10,6% - 15,7% (cukup-baik) dan nilai permeabilitas antara 0,095 md – 1,25 md (ketat) menunjukkan bahwa batupasir yang ada di daerah penelitian memiliki kualitas yang cukup baik karena dapat menyimpan fluida dengan cukup-baik namun tidak dapat mengalirkan fluida.


Kata kunci: Meluhu, litofasies, diagenesis, porositas, reservoir.</note>
<subject authority=""><topic>Teknik Geologi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">F1G114058</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UHO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>35311</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-04-02 08:42:40</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-04-02 08:44:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>