<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35117">
<titleInfo>
<title>Analisis Sumberdaya Air Di Sungai Lasolo - Lalindu Sebagai Indikator Pembangunan Berkelanjutan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Syafruddin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>PASCA/Perencanaan dan Pengembangan Wilayah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii,73 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK  
 Syafruddin ( G2F1 14 006 ) : Analisis sumberdaya air di Sungai Lasolo-Lalindu sebagai indikator pembangunan berkelanjutan, dibawah bimbingan La Ode Safuan, Sitti Wirdhana Ahmad.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  sumber  dan  karakter  pencemar  yang  berdampak  pada perubahan kualitas air secara fisik dan kimia pada Sungai Lasolo–Lalindu, menentukan status mutu air pada Sungai Lasolo–Lalindu, dan mengetahui strategi  pengelolaan sumberdaya air sebagai indikator pembangunan berkelanjutan  pada Sungai Lasolo-Lalindu. Penelitian dilakukan di Sungai Lasolo–Lalindu yang dimanfaatkan sebagai sumber air baku air minum, irigasi pertanian, dan aktivitas manusia lainnya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2017. Data diambil di dua musim yang berbeda yaitu musim kemarau dan musim hujan, masing–masing sungai terdiri dari 1 sampai 2 titik pantau, dengan frekuensi 3 (tiga) kali pengambilan. Analisis kualitas air mempergunakan baku mutu air kelas I berdasarkan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001. Data hasil pengukuran selanjutnya dianalisis dengan Metode Storet. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber pencemaran banyak diakibatkan : Pembangunan, Pertambangan, Perkebunan dan limbah domestik.  Status mutu air pada Sungai Lasolo–Lalindu dari hulu, tengah dan hilir sungai telah tercemar berat oleh Limbah cair seperti : TDS, TSS, BOD, COD, Total Phospat, dan deterjen. Strategi  penanggulangan pencemaran dapat dilakukan dengan  pengelolaan  secara    fisik yaitu Reboisasi, konservasi sumberdaya air, pengaturan dan pemampaatan lahan serta pengelolaan  kualitas air  sungai  dengan cara pemulihan dan pengendalian kualitas air tiap segmen/tingkat cemaran, monitoring, dan penerapan teknologi biodegradable bahan pencemar.  
Kata Kunci : Sumberdaya air,  Sungai Lasolo – Lalindu, Pembangunan berkelanjutan.</note>
<subject authority=""><topic>Perencanaan dan Pengembangan Wilayah</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">G2F114006</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS HALU OLEO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>35117</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-20 13:47:06</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-20 13:49:52</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>