<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35030">
<titleInfo>
<title>Studi Mineralisasi Desa Lahimbua Kecamatan Asera Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sara Septiana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>FITK/Teknik Geologi</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi,113 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
	Secara administratif, Desa Lahimbua terletak di Kecamatan Asera Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Desa Lahimbua berbatasan langsung dengan Kecamatan Molawe, yaitu  Desa Mandiodo yang terletak di sebelah Timur laut dan Desa Mowundo yang terletak di sebelah Tenggara. Secara geografis, daerah penelitian terletak pada koodinat 122°09’17” – 122°07’58” BT dan 3°33’55” – 3°35’15” LS dengan luasan daerah penelitiaan meliputi 2,2 x 2,2 km2. Daerah penelitian termasuk dalam geologi Lembar Lasusua – Kendari. 
Studi Meneralisasi bertujuan untuk mengetahui jenis mineral alterasi dan mineral logam pada daerah penelitian serta proses alterasi dan mineralisasi pada daerah penelitian. Metode yang digunakan yaitu observasi singkapan, pengolahan data studio dan analisis laboratorium. Observasi singkapan yaitu pengamatan dan pengambilan sampel batuan, pengolahan data studio berupa pembuatan peta dan analisis laboratorium berupa deskripsi batuan secara megaskopis, pengamatan sampel sayatan tipis,
Pengambilan data lapangan dilakukan dengan melakukan observasi singkapan dengan lintasan pengamatan disepanjang aliran sungai dan jalan raya. Hasil penelitian diperoleh dari hasil analisis laboratorium, yaitu analisis petrografi, analisis mineragrafi, analisis XRF dan analisis ASD. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diketahui tipe alterasi pada daerah penelian yaitu alterasi subpropilitik. Mineralisasi yang berkembang yaitu mineral kuarsa, karbonat, kalsit, klorit, pirit, arsenopirit, hematite dan magnetit. Proses alterasi dan mineralisasi daerah penelitian diakibatkan oleh larutan hidrotermal yang masuk melalui rekahan pada batuan yang diakibatkan oleh struktur dan mengubah komposisi kimia pada batuan.

Kata Kunci :  Mineralisasi, Alterasi, Hidrotermal</note>
<subject authority=""><topic>Teknik Geologi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">F1G114032</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UHO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>35030</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-18 09:27:48</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-18 09:29:53</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>