ABSTRAK
Telah dilakukan penelitian mengenai studi pemanfaatan limbah ampas sagu (Metroxylon sagu Rottb.) dan limbah ikan tongkol (Euthynnus affinis Canton) sebagai bahan pembuatan silase menggunakan bakteri asam laktat dari terasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsorsium bakteri asam laktat (BAL) yang baik untuk proses fermentasi silase, pengaruh lama fermentasi terhadap pH silase yang dihasilkan dan perbandingan massa limbah ampas sagu dan BAL yang akan menghasilkan silase terbaik. Proses pembuatan silase dilakukan selama 24 hari dalam suhu ruang. Tahapan penelitian yaitu preparasi sampel, pembuatan silase, uji pH saat fermentasi dan analisis proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama waktu fermentasi maka pH yang dihasilkan semakin rendah yaitu 4,78 pada waktu fermentasi 24 hari, serta konsorsium bakteri asam laktat yang baik berasal dari terasi B (ikan) dengan perbandingan massa BAL dan limbah ampas sagu yaitu 1:4. Kandungan nutrisi silase dengan kualitas terbaik yaitu kadar air 40,4%, kadar abu 6%, kadar protein 15,42%, kadar lemak 2,6%, kadar serat kasar 1.6% dan kadar karbohidrat 33,98%.
Kata kunci: Silase, bakteri asam laktat, fermentasi, limbah ikan tongkol, limbah ampas sagu, terasi
|