<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34457">
<titleInfo>
<title>Potensi Limbah Cair Tahu Sebagai Sumber Nitrogen Pada Produksi Nata De Coco</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wa Ode Isra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>F-MIPA/Biologi</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii,64 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  ketebalan  dan  rendemen  produksi  nata de coco, serta kualitas serat kasar dan uji organoleptik produk nata de coco menggunakan limbah cair tahu sebagai sumber nitrogen. Penelitian eksperimental disusun berdasarkan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 3 perlakuan yaitu perlakuan A (1 air kelapa:1 limbah cair tahu), perlakuan B (3 air kelapa: 1 limbah cair tahu) dan perlakuan K sebagai kontrol (menggunakan air kelapa dengan ZA sebagai sumber nitrogen). Produksi nata de coco dilakukan dengan cara menginkubasi semua perlakuan dan kontrol selama 16 hari. Parameter yang diamati meliputi ketebalan, rendemen, serat kasar dan uji organoleptik. Analisis data menggunakan analisis varians (ANAVA) dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada α 0,05. Hasil statistik menunjukkan bahwa limbah cair tahu sebagai sumber nitrogen hanya berpengaruh terhadap ketebalan. Ketebalan nata de coco tertinggi terdapat pada perlakuan B (3:1) dengan ketebalan 16,69 mm dan rendemen terbaik pada perlakuan A (1:1) 13,25%. Kualitas serat kasar yang dihasilkan dari semua perlakuan dan kontrol yaitu berkisar antara 0,28-0,293% nilai ini berada dalam kisaran yang sesuai dengan SNI, yaitu di bawah batas maksimum 4,5% dan uji organoleptik yang meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur disukai oleh panelis. 

Kata Kunci: Produksi, Kualitas, Nata De Coco, Limbah cair tahu, Nitrogen.</note>
<subject authority=""><topic>Biologi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">F1D114028</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS HALU OLEO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>34457</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-22 09:21:15</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-22 09:23:08</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>