<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34415">
<titleInfo>
<title>Analisis Pengaruh Kemiringan Jalan Dan Jarak Angkut Terhadap Fuel Ratio Pada Kegiatan Penambangan  PT. Elit Kharisma Utama Kabupaten Konawe Utara</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>La Ode Miqdad Husein</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>FITK/Teknik Pertambangan</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii,41 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Salah satu komponen yang sangat penting dalam kegiatan operasi penambangan adalah kebutuhan bahan bakar. Penggunaan solar sebagai bahan bakar memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap biaya operasi penambangan. Kegiatan penambangan nikel di PT Elit Kharisma Utama dilakukan dengan metode penambangan open pit. Alat gali-muat yang digunakan excavator tipe Hitachi ZX330LC dan alat angkut dump truck Hino 500 FM260Ti. Produksi alat gali-muat sebesar 150 m3/jam dan produksi alat angkut  54,2 m3/jam. Rata-rata konsumsi bahan bakar alat muat yaitu 26 liter/jam, adapun konsumsi bahan bakar alat angkut pada jarak 822 meter yaitu 10,95 liter/jam. Dengan pengolahan data maka diketahui nilai  fuel ratio sebesar 0,71 liter/m3. Dengan melakukan analisis terhadap kemiringan jalan dan jarak angkut, maka dapat diketahui besar daya dan konsumsi bahan bakar yang dikeluarkan oleh alat angkut disetiap segmen jalan. Daya yang paling besar dikeluarkan oleh alat angkut terdapat pada segmen jalan B-C yaitu 201,04 kW dengan kemiringan jalan 3,83o. Konsumsi bahan bakar yang paling besar terdapat pada segmen G-H yaitu 0,468 liter. Berdasarkan hasil analisis regresi linear pengaruh kemiringan jalan terhadap  konsumsi bahan bakar alat angkut pada saat bermuatan menghasilkan persamaan : y = 4,185 + 0,055x  sedangkan pada saat alat angkut tidak bermuatan menghasilkan persamaan : y = 3,074 + 0,0106x

Kata Kunci : Kemiringan jalan, Jarak angkut, Bahan bakar, daya yang dikeluarkan,  Fuel Ratio</note>
<subject authority=""><topic>Teknik Pertambangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">F1B214022</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UHO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>34415</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-21 08:10:28</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-21 08:12:27</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>