ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah isolat bakteri pelarut fosfat, kemampuan bakteri dalam melarutkan fosfat dan jenis-jenis bakteri pelarut fosfat yang terdapat pada air fermentasi rhizosfer bambu (Bambusa vulgaris Schard var. vittata) dan gadung (Dioscorea hispida Dennst.). Bakteri yang mampu melarutkan fosfat ditandai dengan terbentuknya zona bening disekitar koloni bakteri pada media pikovskaya. Isolasi dan seleksi bakteri pelarut fosfat dilakukan dengan metode tuang menggunakan media selektif pikovskaya. Hasil dari penelitian diperoleh 8 isolat bakteri yang memiliki kemampuan melarutkan fosfat, 5 isolat bakteri diperoleh dari air fermentasi bambu (Bambusa vulgaris Schard var. vittata) dengan kode isolat BPFB 1, BPFB 2, BPFB 3, BPFB 4, BPFB 5 dan 3 isolat diperoleh dari air fermemtasi gadung (Dioscorea hispida Dennst.) dengan kode isolat BPFG 1, BPFG 2 dan BPFG 3. Indeks kelarutan fosfat tertinggi diperoleh dari isolat BPFB 1 dan BPFG 3 dengan nilai 4,2 dan indeks kelarutan fosfat terkecil diperoleh dari isolat BPFB 2 dengan nilai 3,2. Identifikasi numerik fenetik bakteri pelarut fosfat dilakukan dengan menggunakan aplikasi atau program MVSP 3.1. BPFG 1 dan BPFB 5 identik dengan Bacillus larvae dengan nilai similaritas 88,6%, BPFB 2, BPFB 3 dan BPFB 4 identik dengan Bacillus pumilus dengan nilai similaritas 81,8% dan BPFB 1, BPFG 2 identik dengan Bacillus megaterium dengan nilai similaritas 88,6% dan BPFG 3 identik dengan Lactobacillus plantarum dengan nilai similaritas 100%. Kedelapan isolat bakteri ini memiliki bentuk sel batang, Gram positif, toleran terhadap kosentrasi NaCl 2%, pH 5-7 dan suhu 37oC, serta menunjukkan hasil negatif pada uji sitrat dan uji indol.
Kata kunci : Bakteri Pelarut Fosfat, Fermentasi, Rhizosfer Bambu, Rhizosfer Gadung
|