INTISARI
Telah dilakukan penelitian tentang recovery ionic liquid trietilamin hidrogensulfat [TEA][HSO4] dan penggunaannya kembali dalam proses pretreatment tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses recovery [TEA][HSO4] yang sebelumnya telah digunakan dalam proses pretreatment biomassa TKKS dan menguji kemampuan [TEA][HSO4] hasil daur ulang dalam proses pretreatment biomassa lignoselulosa TKKS. Recovery [TEA][HSO4] dilakukan melalui tahap pencucian awal menggunakan metanol untuk memisahkan biomassa dan [TEA][HSO4] dan pencucian akhir menggunakan air untuk memisahkan zat terlarut dalam [TEA][HSO4] sehingga dapat digunakan kembali. Pretreatment menggunakan [TEA][HSO4] 80% cenderung menurunkan kadar hemiselulosa hingga 1,55% namun kadar selulosa cenderung menurun dan lignin meningkat. Kemampuan [TEA][HSO4] daur ulang dalam pretreatment biomassa lignoselulosa TKKS menurun dibandingkan kemampuan pretreatment menggunakan [TEA][HSO4] baru. Penambahan komposisi [TEA][HSO4] daur ulang menunjukkan hasil pretreatment yang lebih baik dimana kadar selulosa sebesar 27,96% dan perolehan kadar lignin sebesar 37,09%.
Kata Kunci: Recovery Ionic Liquid, Trietilamin hidrogensulfat, pretreatment, tandan kosong kelapa sawit.
|