INTISARI
Telah dilakukan penelitian elektroda pasta karbon termodifikasi TiO2 nanopartikel (EPK-TiO2) untuk penentuan pestisida fipronil dengan menggunakan metode voltammetri. Tinggi arus puncak Voltammetri-siklik (CV) dari EPK-TiO2 untuk menunjukkan sensitivitas elektroda kerja terhadap pestisida fipronil guna mempelajari sifat elektrokimia dari analit dalam larutan dan molekul yang teradsorpsi ke elektroda. Hasil ini menunjukkan bahwa komposisi elektroda terbaik adalah 0,7 gram grafit: 0,3 mL parafin: 0,1 gram TiO2, dengan arus puncak anodik (Ipa) 1300 μA dan arus puncak katodik (IPc) -1000 μA dengan pengukuran laju pemindaian optimal 0.5 V/s. Limit deteksi diperoleh dari elektroda CPE-TiO2 dalam 0,000034 ppm fipronil dan kinerja reprodusibilitas adalah 0,8%. Persentase terendah (%) Nilai Deviasi Standar Relatif (RSD) menunjukkan bahwa tingkat presisi elektroda EPK-TiO2 cukup baik dengan stabilitas elektroda selama 13 hari. Selain itu, elektroda ini memiliki selektif dalam menganalisis fipronil dengan adanya ion Pb2+ dengan konsentrasi sampel nyata fipronil adalah 0,00020 ppm.
Kata kunci :EPK, EPK-TiO2, Fipronil, Voltametri, cyclic voltammetry(CV).
|