<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34142">
<titleInfo>
<title>Struktur Komunitas Makroalga Di Perairan Pantai Kaledupa Kabupaten Wakatobi</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arman.  M</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>FPIK/MANAJEMEN SUMBER DAYA PERAIRAN</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>v,43 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Makroalga adalah kelompok tumbuhan yang  tidak mempunyai akar, batang, bunga, dan daun sejati. Dari segi ekologis, makroalga berperan sebagai produsen, sebagai penghasil oksigen serta penyedia karbonat dan pengokoh substrat dasar yang bermanfaat bagi stabilitas dan kelanjutan keberadaan terumbu karang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis, kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi,  makroalga yang ada di kawasan Perairan Pantai Kaledupa. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada lokasi penelitian terdapat 3 kelas makroalga yang terdiri dari 5 jenis Rhodophytha, 4 dari jenis Phaeophytha, 3 jenis dari Chlorophytha. Komposisi jenis tertinggi makroalga pada stasiun 1 dari jenis sargasum maticum, sebesar 38%, sedangkan komposisi jenis terendah adalah  Caulerpa sp, sebesar 27 %. Pada stasiun 2 tertinggi ditemukan pada jenis Rhodymenia ligulata, sebesar 18%, kemudian  Laurencia papilosa, Dictoya sp, dan Halimeda apuntia, memilki nilai yang sama yaitu 17%, selanjutnya  Gracilaria caliconia, sebesar 16%, sedangkan nilai terendah  ditemukan jenis Halimeda cunetahering, sebesar 15 %. Pada stasiun 3 komposis jenis tertinggi ditemukan jenis Padina australis, sebesar 30%, kemudian Amphiroa rigida lamouroux, sebesar 25%, selanjutnya jenis Gracilaria edulis, sebesar 23% sedangkan nilai terendah ditemukan pada jenis Neomeris anulata, sebesar 22%. Nilai kepadatan pada setiap Stasiun yaitu berkisar 1.44-2.67 indiv/m Keanekaragaman  1,09-1,79. Keseragaman, tertinggi makroalga ditemukan pada stasiun 2 sebesar 2,30 kemudian stasiun 3 sebesar 2,29 sedangkan keseragaman, terendah ditemukan pada stasiun 1 sebesar 2,28. Indeks dominansi tertinggi  ditemukan pada stasiun 1 sebesar 0,34 kemudian stasiun 3 sebesar 0,25, sedangkan dominansi terendah ditemukan  pada stasiun II sebesar 0,17.

Kata kunci: Dominansi Makroalga, Kepadatan, Keseragaman, Komposisi Jenis, dan Makroalga</note>
<subject authority=""><topic>Manajemen Sumber Daya Perairan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I1A112044</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS HALU OLEO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>34142</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-12-17 09:59:33</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-17 10:01:59</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>