<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33985">
<titleInfo>
<title>Analisis Potensi Komoditi Basis Sektor Pertanian Di Kecamatan Lasalimu Selatan  Kabupaten Buton</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Marsel</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>FITK/Geografi</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv,59 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Analisis potensi komoditi basis sektor pertanian di Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton bertujuan untuk menganalisis potensi komoditi basis sektor pertanian di Kecamatan Lasalimu Selatan  Kabupaten Buton dan memetakan sebaran  produksi pertanian yang ada di Kecamatan Lasalimu Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini yaitu data yang diperoleh melalui observasi lapangan dan data sekunder yaitu data-data yang diperoleh dari instansi-instansi terkait seperti Dinas BAPPEDA dan BPS. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis Location Quotient (LQ) untuk menentukan sektor basis dan sektor non basis. Hasil dari penelitian ini menunjukan LQ (Location Quotient) pada produksi pertanian bahan pangan di kecamatan lasalimu selatan tiap tahun 2012-2016, rata-rata yang termasuk dalam sektor basis yaitu padi sawah dan padi ladang. Dimana rata-rata tiap tahun untuk kedua jenis tanaman ini termasuk kategori basis atau nilai LQ &#62; 1. Sedangkan jenis bahan pangan yang lainnya seperti jagung  termasuk sektor basis pada tahun 2012, 2015 dan 2016 dan ubi jalar termasuk dalam sektor basis pada tiga tahun terakhir yaitu 2014, 2015 dan 2016. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu Berdasarkan hasil analisis LQ yang di peroleh maka dapat di ketahui sektor basis dari tiap-tiap komoditi bahan pangan yaitu padi sawah, dan padi ladang.

Kata Kunci: Pertanian, Location Quotient.</note>
<subject authority=""><topic>geografi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">F1I113042</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UHO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>33985</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-30 08:19:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-30 08:22:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>