<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33846">
<titleInfo>
<title>Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Dari Buah Wualae (Etlingera Elatior (Jack) R.M Smith) Serta Uji Aktivitasnya Sebagai Antioksidan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Tri Putri Indahyanti Roesli</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">UHO KENDARI</placeTerm></place>
<publisher>F-FARMASI/Farmasi</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>ix,63 hal,;28 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Wualae (Etlingera elatior (Jack) R.M. Smith) merupakan salah satu spesies dari genus Etlingera yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Ekstrak dari buah wualae telah dilaporkan memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder dari buah wualae serta menguji aktivitasnya sebagai antioksidan. Senyawa diisolasi dengan menggunakan teknik Kromatografi Lapis Tipis (KLT),Kromatografi Kolom Vakum (KKV), dan Kromatografi Radial (KR). Senyawa hasil isolasi diidentifikasi dengan teknik spektroskopi 1H dan membandingkan data dengan referensi. Uji antioksidan ditentukan terhadap radikal bebas DPPH. Nilai IC50 ditentukan dengan menggunakan delapan variasi konsentrasi dari 200 μg/mL-1,5625 μg/mL. Dua senyawa yang berhasil diisolasi dan1 senyawa yang berhasil diidentifikasi meliputi asam 4-Heksadekenoat (1) dan senyawa 2. Senyawa 1 (10,43%) dan senyawa 2 (7,27%), tidak memiliki aktivitas antioksidan terhadap DPPH. Senyawa1 dan 2 tidak memiliki nilai IC50 karena % penghambatan yang dimiliki setiap senyawa dibawah 50% sedangkan asam askorbat sebagai standar dengan nilai IC50 25,63μg/mL. Secara umum, senyawa1 dan senyawa 2 tidak aktif pada aktivitas antioksidan.
Kata Kunci : Isolasi, metabolit sekunder, Etlingera elatior, antioksidan.</note>
<subject authority=""><topic>farmasi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">F1F113052</numerationAndChronology>
<sublocation>UPT PERPUSTAKAAN UHO</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>33846</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-27 08:57:07</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-27 08:59:24</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>