Pilih Bahasa  
Book's Detail
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Di Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat

ABSTRAK

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR DI KECAMATAN BARANGKA KABUPATEN MUNA BARAT

Oleh :
Evita Tahta Prahara
K1A1 14015


Indonesia merupakan negara ke-5 di dunia dengan estimasi jumlah penduduk terbanyak. Upaya pemerintah Indonesia untuk menurunkan laju pertumbuhan penduduk adalah dengan menjalankan Program Keluarga Berencana melalui penggunaan kontrasepsi. Proporsi penggunaan KB di Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat mencapai 6,8%. Metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntik. Terdapat banyak faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi pada wanita usia subur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, tingkat pendidikan, fasilitas pelayanan kontrasepsi, sumber informasi, tingkat pendapatan, jumlah anak, dan dukungan suami terhadap pemilihan metode kontrasepsi pada wanita usia subur di Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat.

Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Barangka Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat. Sampel penelitian ini adalah 177 akseptor KB yang berada di wilayah kerja Puskesmas Barangka Kabupaten Muna Barat. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pemilihan metode kontrasepsi dan variabel bebasnya adalah pengetahuan, tingkat pendidikan, fasilitas pelayanan kontrasepsi, sumber informasi, tingkat pendapatan, jumlah anak, dan dukungan suami. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dan diolah menggunakan uji statistik Fischer.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 177 responden, 97,2 % reponden menggunakan kontrasepsi hormonal, 2,8% menggunakan kontrasepsi mantap, tetapi tidak ada yang menggunakan kontrasepsi non-hormonal dan AKDR. Uji statistik Fischer menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi adalah sumber informasi (P=0,018), dan jumlah anak (P=0,020) sedangkan faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi adalah pengetahuan (P=0,385), tingkat pendidikan (P=0,057), tingkat pendapatan (P=0,162) dan dukungan suami (P=1,000). Fasilitas pelayanan kontrasepsi didapatkan hasil p-value tidak valid.

Simpulan dari penelitian ini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi di Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat adalah sumber informasi, dan jumlah anak.

Kata kunci : kontrasepsi, sumber informasi, jumlah anak, wanita usia subur.

Pernyataan Tanggungjawab
Pengarang Evita Tahta Prahara - Personal Name
Edisi
No. Panggil
ISBN/ISSN
Subyek Pend.Dokter
Klasifikasi
Judul Seri
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit F-KEDOKTERAN/Pend.Dokter
Tahun Terbit 2018
Tempat Terbit UHO KENDARI
Deskripsi Fisik xv,80 hal,;28 cm
Info Detil Spesifik
Lampiran Berkas
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...