ABSTRAK
Wa Ode Irawati, 2017. “Meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat cahaya melalui penerapan model kontekstual di kelas V-B SDN 15 BARUGA” Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP Universitas Halu Oleo. Di bimbing oleh: Dr. I Ketut Suardika, S.Pd., M.Si., selaku pembimbing I dan Dra. Dorce Banne Pabunga, M.Pd. Selaku pembimbing II.
Rumusan masalah pada penelitian ini “ apakah penerapan model kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat cahaya di kelas V-B SDN 15 Baruga”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat cahaya melalui penerapan model kontekstual di kelas V-B SDN 15 Baruga.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V-B SDN 15 Baruga pada tanggal 21 maret 2017. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V-B SDN 15 Baruga pada semester genap tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 20 orang siswa, terdiri atas 12 laki-laki dan 8 orang perempuan. Penelitian ini terdiri dari dua Siklus setiap siklus dilaksnakan 2 kali pertemuan. Prosedur penelitian ini adalah : 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi dan Evaluasi, 4) Refleksi. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diambil dengan menggunakan data hasil observasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari alat evaluasi hasil belajar siswa.
Pembelajaran IPA pada materi Sifat-sifat Cahaya dengan menggunakan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat bahwa siswa sudah tidak malu untuk bertanya dan menjawab pertanyaan. Siswa sudah bisa melakukan kegiatan inquiri dan kerja kelompok. Siwa lebih mudah memahami materi sifat-sifat cahaya karena mampu mengaitkan materi dengan pengalaman sehari-hari, hal ini terbukti dengan nilai rata-rata pada siklus I 68,8 dan siklus II dengan nilai rata-rata 77,4. Pelaksanaan akivitas mengajar guru pada siklus I pertemuan pertama mencapai 66,66%, pertemuan kedua meningkat 83,33% dan siklus II pertemuan pertama mencapai 88,9%, pertemuan kedua meningkat 94,4%. Begitu pula dengan aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama mencapai 61,11%, pertemuan kedua meningkat 77,77% sedangkan pada siklus II pertemuan pertama mencapai 88,9% dan pertemuan kedua 94,4%.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Sifat-Sifat Cahaya di kelas V-B SDN 15 Baruga.
Kata Kunci: Hasil belajar, Model Pembelajaran Kontekstual
|