<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32780">
<titleInfo>
<title>KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA PADA MASYARAKAT PERAMBAH HUTAN DI KAWASAN TAMAN NASIONAL RAWA AOPA WATUMOHAI  (Studi Kasus Di Desa Lantari Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HASRINA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kendari, UHO</placeTerm></place>
<publisher>Jurusan Kehutanan, FHIL</publisher>
<dateIssued>2013</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Ringkasan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi budaya pada masyarakat perambah hutan di kawasan taman nasional Rawa Aopa Watumohai.penentuan sampel dilakukan secara sensus , dengan mengambil sampel sebanyak 52 KK.Analisis data secara kuantitatif .jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui kuisioner , observasi , wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelian menunjukkan bahwa karakteristik sosial masyarakat perambah hutan di kawasan Taman Nasional rawa Aopa Watumohai yakni di pengaruhi oleh umur dan tingkat pendidikan. dari segi umur masyarakat dan tingkat pendidikan. Dari segi umur masyarakat peramba h tergolong dalam usia yang produktif dengan persentase 88,46 % ( 44 KK ) sedangkan tingkat pendidikan masyarakat berada dalam kategori rendah dengan persentase 76,9 % (40 KK) .Karakteristik ekonomi masyarakat perambah hutan di kawasan taman nasional rawa aopa  watumohai terdiri dari tingkat pendapatan, masyarakat tergolong rendah karena belum memenuhi syarat yang ditetapkan UMP 2013 dengan persentase 100 % (52 KK) . adanya  ketergantungan masyarakt terhadap hutan dapat di lihat dari adanya selisih kebutuhan yang sebetulnya di butuhkan yakni sebesar Rp 3.454.477 sedangkan lahan yang di garap oleh masyarakat berada dalam kategori luas dengan persentase 55, 8 % ( 29 KK ) .karakteristik budaya masyarakat perambah hutan di kawasan taman nasional rawa aopa watumohai masih menerapkan pola kebudayaan dalam praktik pemanfaatan hutan dalam membuka suatu lahan yakni dalam bahasa bugisnya &#34; mabacca - bacca &#34;.</note>
<subject authority=""><topic>Perambahan Hutan, Sosial, Ekonomi dan Budaya</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UPA PERPUSTAKAAN UHO UNIVERSITAS HALU OLEO</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FHILS 13 021</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Kehutanan (RAK SKR 13 021)</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>img338.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>32780</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-07-27 10:14:47</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-27 10:56:08</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>